Kalahkan Lyon, Klopp Sebut Terdapat Pertanda Baik

Liverpool alhasil dapat balik lagi memperoleh kemenangan di laga pra-musim. Di partai pamungkas kontra Lyon, The Reds unggul 3-1, Kamis (1/8) pagi. Memberikan tanggapan hasil ini pelatih skuat, Juergen Klopp senang menyaksikan perkembangan para pemainnya.

Liverpool pernah tanpa kemenangan di 3 laga pra-musim berturut-turut. Pertandingan kontra Borussia Dortmund, Sporting CP, dan Napoli tidak berhasil dimenangkan. Sekarang, The Reds memiliki modal baik menyambut Community Shield penghujung minggu mendatang.

“Ini pertanda baik. Kamu saksikan sendiri bagaimana bintang-bintang main. Saya jua telah berkata sebelumnya jika kami bakal makin hebat tiap-tiap harinya. Namun memang kami tidak berhasil melalui waktu padat ini dengan bagus, ” jelasnya menurut dilansir dari situs resmi tim.

Di partai ini, Liverpool balik lagi dapat dibela para pemain sebagaimana Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Xherdan Shaqiri. Tapi, Klopp tak mau terlampau memaksakan ke 3 nya sebab baru saja 2 hari bergabung pelatihan.

“Mereka baru saja ada di skuat. Jadi, tetap perlu periode untuk membiasakan diri. Namun paling tidak Kamu dapat menyaksikan dampak kedatangan mereka didalam skuat. Tinggal menanti saat saja mereka bakal main seperti mestinya, ” katanya meneruskan.

3 skor Liverpool dicetak via kiprah Roberto Firmino, Harry Wilson, dan tambah 1 own goal pemain bertahan rival, Joachim Andersen. Sedangkan 1 goal Lyon dicetak oleh Memphis Depay pada awal laga via titik penalti.

Suarez Masih Kesal Barcelona Disingkirkan Liverpool

Ujung tombak Barcelona, Luis Suarez, menganggap kehancuran kesebelasannya 0-4 dari Liverpool di Anfield merupakan kejadian terburuk selama kariernya.

“Hari-hari pulang ke Barcelona usai tumbang dari Liverpool merupakan saat-saat terburuk di dalam hidup dan karier aku, bareng dengan Piala Dunia 2014, aku mau ‘menghilang’ dari dunia, ” tutur Suarez pada Fox Sports.

“Saya tak mau memboyong anak-anak aku menuju sekolah, seluruh orang dapat menyaksikan aku di dalam kondisi yang jelek. Aku punya hari-hari yang jelek di Barcelona, ini merupakan saat-saat yang amat sukar. “

Barcelona menelan kekalahan agregat 3-4 dari Liverpool pada fase semi-final Liga Champions. Di dalam duel itu, Barca unggul 3-0 di permainan perdana, sebelum The Reds membalikkan kondisi pada permainan ke 2 di Anfield.

“Saya tak menyaksikan kami bakal tumbang sebab kami merupakan Barcelona dan kami kira kami punya 2 ataupun 3 kesempatan untuk menyarangkan goal, namun kami jadi gugup, kami menyodorkan umpan-umpan bodoh, kami tak memperlihatkan perilaku yang benar. Saat goal perdana tiba, kami tak paham mesti bereaksi, kami betul-betul berantakan. ”

“Setelah laga, di ruang ganti tak terdapat yang sanggup menyatakan apa-apa, terdapat kesedihan, kepahitan dan penyesalan sebab kami paham kami sudah menyodorkan performa yang mengerikan, ” tutur Suarez.

Ini bukanlah perdana kalinya Barcelona tereliminasi dengan cara mengagetkan di Liga Champions. 2 musim kemarin, Barca jua tumbang dengan cara menyakitkan dari AS Roma di perempat-final.

Zidane Ingin Pinjamkan Marcos Llorente Musim Depan

Masa depan Marcos Llorente di Real Madrid tak kunjung menemui titik terang. Pernah digadang bakal dipertahankan kompetisi musim berikutnya, sekarang bintang berumur 24 tahun itu terancam dibuang. Memberikan tanggapan atas hal itu, manajer Los Blancos, Zinedine Zidane, angkat suara.

Zidane mengakui tak jua punya planing jelas tentang Llorente. Kendati begitu, mantan kapten tim nasional Prancis ini memberikan tanda-tanda akam meminjamkan bintang yang bersangkutan. Apabila benar, maka dia bakal melakoni waktu peminjaman ke 2 kalinya usai menuju Alaves pada kompetisi musim 2016/17 silam.

“Aku sejak lama mengenal bintang ini. Menurut pendapatnya, yang dia perlukan sekarang ialah mendapat masa berlaga setingkat lebih banyak. Marcos telah membuktikan jika dia dapat kerja dengan bagus saat di Alaves, ” tutur Zidane sebagaimana dilansir dari Marca

Kompetisi musim ini, Llorente telah bermain di 15 laga di seluruh turnamen untuk Real Madrid. Di dalam peluang yang diberi, dia mencatat 2 goal. 1 di turnamen Copa del Rey vs Girona dan 1 lagi di Piala Dunia Antarklub vs Al-Ain FC.

Real Madrid bakal berakhir di peringkat ke 3 klasemen penghujung LaLiga kompetisi musim ini. Walau tetap memiliki sisa 2 laga, perolehan angka Los Blancos tidak bakal terkejar oleh Getafe di tempat ke 4. Sebab, jarak angka mereka berdua bisa sampai sepuluh poin.

Kesebelasan ibukota melalui kompetisi musim ini tanpa mendapat 1 piala juga. LaLiga telah dipastikan jadi punya Barcelona, sedangkan Liga Champions, lepas menuju tangan antara Liverpool ataupun Tottenham.

Max Kruse Pertimbangkan Bergabung ke Inter ataupun Tottenham

Ujung tombak Werder Bremen, Max Kruse, mengakui bakal memikirkan tawaran yang diterimanya. Masa kontrak Kruse bareng tim Bundesliga itu bakal berakhir penghujung kompetisi musim ini sebagaimana yang dilaporkan media Jerman, Blind.

Dilansir melalui WhoScored, Max Kruse, membela Werder Bremen semenjak kompetisi musim 2016-2017 sudah berlaga dengan durasi 6889 menit melalui 79 laga ataupun 87 menit per laga.

Nyaris tiga musim bareng Bremen, ujung tombak berumur 31 tahun itu sukses menyarangkan 31 goal serta 21 assist pada Bundesliga. Kompetisi musim 2016-2017 merupakan musim paling bagusnya bareng Die Werderaner, dia menyarangkan 15 goal melalui 23 laga.

Sedangkan musim ini, Max Kruse berlaga lumayan cemerlang bareng Bremen, dia menyarangkan sepuluh goal serta delapan assist melalui 27 pertandingan.

Penyerang yang direkrut Werder Bremen dari Wolfsburg itu sebagaimana ditulis Sport Witness menyatakan jika bakal mendengarkan berbagai tawaran yang muncul padanya.

“Tentu saja terdapat hal-hal yang mau aku dengarkan. Kamu mesti menyatakan ini dengan jujur. Apabila ini terlaksana, aku menerimanya, ” tutur Kruse.

Menurut yang diisukan, Kruse mengidamkan tim yang berlaga pada Liga Champions. Inter Milan serta Tottenham Hotspur berpotensi masuk. Menyusul ke 2 tim tengah ada pada tempat 4 besar klasemen masing-masing.

Lebih lanjut, Tottenham Hotspur memburu pelapis yang mendekati kemampuan Harry Kane. Fungsi Harry Kane nyaris tidak bisa digantikan kompetisi musim ini bareng Lily White. Spurs perlu pelapis Harry Kane jika ujung tombak yang sudah menyarangkan 17 goal itu tak bisa berlaga.

Sedangkan Inter Milan mempersiapkan diri memburu suksesor Mauro Icardi yang belum lama ini digosipkan bakal pindah musim panas mendatang.

5 Tim yang Berpeluang Tereliminasi dari Liga Champions

Fase 16 besar Liga Champions bakal kembali berlangsung minggu ini dengan menyajikan sejumlah laga menarik. Tentu saja bakal ada kesebelasan yang akan tersingkir dari turnamen.

Permainan bakal dimulai di hari Rabu (06/03) dini hari WIB serta bakal berlanjut di hari Kamis (07/3) dini hari WIB. 4 laga lain menyusul di pekan depan sebelum pengundian yang bakal diselenggarakan di hari Jumat pekan depan.

Ada sejumlah kesebelasan yang tak mendapat pencapaian baik pada bentrok leg pertama kemarin. Perjalanan mereka di Eropa berpeluang terhenti di leg ke 2 ini nanti.

Berikut ini 5 tim yang berpotensi tereliminasi dari Liga Champions menurut Ronaldo.com yang kami sadur dari situs live streaming bola.

Olympique Lyonnais – Usai menyaksikan 2 laga Barcelona kontra Real Madrid di 2 turnamen akhir-akhir ini, Olympique Lyonnais terbilang nyaris pasti tereliminasi dari Liga Champions di kampanye musim ini.

Pertandingan antar Barcelona bersama Lyon bakal bergulir di Camp Nou pada pekan depan. Tapi, tim Catalan sekarang tengah ada di dalam performa paling bagusnya dan nampaknya Lyon tak memiliki peluang buat melaju ke fase selanjutnya.

Penampilan mereka di leg perdana masih tidak cukup baik buat mendapat hasil positif, khususnya melawan kesebelasan hebat seperti Barcelona.

Ajax Amsterdam – Walau Real Madrid main amat buruk kontra Barcelona di dalam beberapa hari terakhir, Los Blancos memiliki modal hasil positif 2-1 yang mereka peroleh di partai leg perdana di Amsterdam.

Terdapat kemungkinan besar Ajax dapat menyarangkan setidak-tidaknya 1 goal, namun mereka sepertinya bakal tereliminasi di turnamen serta Real Madrid bakal meneruskan perjalanan mereka di Liga Champions.

Paling tidak Ajax berjumpa kesebelasan yang amat hebat sebelum mereka tereliminasi.

Borussia Dortmund – Menurut blog jadwal live streaming bola, ini merupakan satu dari sekian banyak kejutan paling besar di turnamen sejauh ini, Borussia Dortmund tak memiliki banyak kesempatan buat membalikkan defisit 3-0 yang mereka dapatkan kontra Tottenham 2 pekan silam serta mereka mesti mengerjakan yang terbaik buat membalikkan situasi.

Tapi, tak banyak tim sepanjang sejarah Liga Champions yang bisa kembali melalui defisit yang sangat besar.

Tottenham Hotspur kini tengah melalui momen yang tidak begitu baik di kampanye musim ini. Walaupun demikian, mereka rasa-rasanya takkan terkalahkan dengan selisih 4 goal di Signal Iduna Park.

Manchester United – Manchester United menderita kehancuran menyakitkan di Old Trafford kala menghadapi PSG. Ini memperlihatkan jika mereka masih tidak siap buat main menghadapi banyak kesebelasan terkuat sejagat sekarang.

Laga leg ke 2 di Parc des Princes bakal makin sukar bagi Setan Merah sebab 10 bintang mereka tidak ikut serta buat laga itu, termasuk Paul Pogba yang mendapat sanksi.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut telah mendapatkan penampilan paling bagusnya di ajang dalam negeri, namun Liga Champions takkan semudah itu. Kesempatan mereka buat bangkit dari ketertinggalan lumayan kecil namun mereka mesti melakukan yang terbaik di Paris.

Juventus – Saat Liga Champions awalnya dibuka, Juventus amat diunggulkan buat menjuarai turnamen ini sebab mereka memiliki Cristiano Ronaldo di tim mereka. Liga Champions merupakan turnamen favorit bintang dari Portugal tersebut.

Tapi, La Vecchia Signora tak mujur usai mereka mesti berjumpa Atletico Madrid pada fase enam belas besar. Pasalnya, Los Colchoneros berniat buat main pada laga pamungkas kampanye musim ini di stadion mereka sendiri.

Leg perdana jadi musibah total untuk Juventus. Mereka tetap memiliki peluang buat membalikkan kondisi di Allianz Arena namun kesempatan mereka amat tipis.

Cuma Cristiano Ronaldo yang memiliki kapasitas buat menyarangkan goal yang memberikan Juventus tiket menuju perempat-final. Tapi, apakah ia bisa mengerjakannya?

Ribery Yakin Bisa Singkirkan Liverpool dari Liga Champions

Bayern Munich dan Liverpool memiliki kesempatan yang serupa di permainan ke 2 16 besar Liga Champions sedang minggu depan. Meski begitu, pemain veteran Bayern, Franck Ribery, percaya kali ini kesebelasannya yang bakal maju.

Di permainan pertama yang berjalan di Anfield, Bayern bisa menahan seri Liverpool 0-0. Pencapaian itu jadi keuntungan tersendiri untuk mereka yang bakal gantian berlaga di Allianz Arena.

Penyebab ini juga yang membikin Ribery percaya dapat menendang Liverpool di permainan ke 2. Terlebih penampilan kesebelasannya di Bundesliga sekarang tengah meningkat dengan menguntit Borussia Dortmund dengan angka yang serupa di pucuk klasemen.

“Pertandingan kontra Liverpool amat vital. Aku amat termotivasi di pertandingan itu. Bakal terus terasa spesial saat Kamu berlaga di Liga Champions. Atmosfernya amat lain, ” tutur Ribery pada Bild.

“Kami tengah ada di momen yang baik dan bakal berlaga di markas. Mereka jelas memiliki kedalaman besar, namun kami merupakan Bayern. Kami yakin di penampilan baik kami dan dapat menghajar Liverpool. Kami tak takut pada mereka, ” lanjutnya.

Selain itu, bintang yang bakal berakhir kesepakatan kontraknya bareng tim yang dijuluki Die Roten di penghujung musim ini memburu tempat utama di pertandingan mendatang. Maklum saja penampilannya kampanye musim ini mengalami penurunan seiring cedera yang dia derita.

“Saya sudah bugar buat pertandingan ini. Aku bisa berlaga. Namun keputusan akhir terdapat pada Niko Kovac selaku juru tak-tik. Aku percaya ia bakal membikin keputusan paling baik lantaran kami memiliki hubungan yang amat baik, ” tambah bintang dari Prancis itu.

Bos PSG: Mbappe Fantastis, Aubameyang Selalu di Hati

Juru tak-tik Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, menganggap jika Kylian Mbappe adalah satu dari sekian banyak pemain di atas rata-rata yang pernah dilatihnya. Meski begitu, Tuchel mengakui tak dapat mengabaikan kenangan mengasuh Pierre-Emerick Aubameyang.

Walau sektor serang PSG sudah dihuni Neymar serta Edinson Cavani, Mbappe masih bisa memperlihatkan kemampuannya. Bisa dibuktikan striker timnas Prancis ini mengoleksi 27 goal serta 14 umpan dari 31 performa di semua turnamen. Namun begitu, Tuchel ogah membandingkan siapa yang setingkat lebih bagus dari ketiga bintang itu.

Tuchel memang tidak memiliki banyak memori dengan bintang-bintang PSG. Juru tak-tik dari Jerman itu baru diangkat guna menukangi Les Parisiens di musim panas lalu. Beda halnya bersama Pierre-Emerick Aubameyang yang notabene bekas anak asuhnya sewaktu menangani Borussia Dortmund di 2015-2017. Keduanya menghantarkan tim yang dijuluki Die Borussen menjuarai DFB Pokal 2016-17.

“Saya sudah menangani Pierre-Emerick Aubameyang serta Ousmane Dembele. Auba bakal terus tersedia di hati aku, ” tutur Thomas Tuchel.

“Kylian Mbappe benar-benar mengesankan, namun Neymar serta Cavani juga begitu. Mereka bintang yang mengesankan. Aku tak senang ungkapan menurut pemain paling baik ataupun membandingkan pemain. Kami amat girang dengan pemain-pemain yang tersedia, ” katanya.

“Semua orang di ruang ganti paham betapa Mbappe dapat diandalkan serta amat vital, namun aku tak memberikan urutan guna pemain. Ia masih dapat meningkat sekalipun sukar untuk diyakini. Seluruh orang mendorong ia guna melewati batas serta ia bisa mengerjakannya. Ia memainkan peran amat vital kampanye musim itu, ” tentu Tuchel.

Chelsea Harus Lakukan Hal Ini jika Ingin Jaga Hazard

Legenda Chelsea, Jimmy Floyd Hasselbaink, yakin The Blues harus melaju menuju Liga Champions kampanye musim selanjutnya apabila mau menjaga Eden Hazard.

Kesepakatan kontrak Hazard di Chelsea bakal berakhir di tahun 2020 nanti. The Blues telah menawarinya pembaruan kesepakatan kontrak, namun sang pemain tidak ingin tanda tangan.

Bukanlah rahasia lagi jika Hazard jadi salah satu target utama Real Madrid. Pemain asal Belgia itu juga pernah tergoda membela Los Blancos.

Menurut Hasselbaink, satu-satunya cara Chelsea dapat menjaga Hazard merupakan dengan melaju menuju Liga Champions kampanye musim selanjutnya.

“Akan sukar untuk Hazard apabila Chelsea tak ada di Liga Champions kampanye musim selanjutnya. Inilah alasannya laga vs Tottenham Hotspur amat vital, ” tutur Hasselbaink pada The Mirror.

“Tapi cepat ataupun lambat aku kira tim seharusnya mengacak-acak semuanya guna memberi jalur untuk wonderkid seperti Callum Hudson-Odoi. ”

“Mereka punya pemain-pemain muda kuat yang muncul, namun apabila mereka tak dapat masuk ke skuat utama, mereka bakal angkat kaki menuju tim-tim seperti Manchester United, Liverpool serta Spurs yang memberikan mereka peluang, ” Hasselbaink melanjutkan.

Chelsea sendiri saat ini ada di posisi 6 klasemen Liga Premier Inggris. The Blues terpaut 3 poin dari Arsenal pada tempat keempat (batas akhir Liga Champions).

Legenda Inggris: Pemain Chelsea Tidak Hormati Sarri

Kekalahan Chelsea dari Manchester City pada laga pamungkas Carabao Cup menyisakan kejengkelan tersendiri di dalam diri Chris Sutton. Legenda Inggris itu bahwa mengatakan hasil negatif ini tidak lepas dari tingkah laku pemain The Blues yang tak menghormati Maurizio Sarri.

Chelsea kalah 3-4 dalam babak adu penalti usai selama 2 jam hanya berlaga imbang 0-0 melawan City. Laga itu pun diwarnai friksi antar Sarri dan sang kiper, Kepa Arrizabalaga. Kepa tampak tidak mau diganti menjelang akhir pertandingan sehingga membikin sang juru tak-tik marah. Akan tetapi Sutton melihat setingkat lebih dari hal tersebut. Menurutnya yang bermasalah bukanlah hanya Kepa saja, namun juga bintang lain yang berada pada lapangan.

“Di tengah suasana panas itu, hampir seluruh tim lainnya, para pemain bakal menyeret manajer. Bukan cuma Kepa yang sudah melecehkannya di sana, tapi bintang-bintang Chelsea lain juga begitu. Saya sudah melihat bintang yang tak puas sebelumnya, ” tutur Sutton pada BBC.

“Mereka mematuhi keputusan pelatih serta jika Kamu mengalami pertengkaran Anda bakal menyelesaikannya pada ruang berganti. Itu tidak pernah berlangsung sebelumnya serta apa yang kita saksikan hari itu adalah bukti bahwa Kepa harus angkat kaki,” tukasnya.

Sadio Mane: Guardiola Mau Membawaku ke Bayern Munich

Penyerang Liverpool, Sadio Mane, mengatakan bahwa Pep Guardiola sempat berminat guna memboyongnya ke Bayern Munich di 2014.

Kala itu, Sadio Mane tengah memperkuat tim Austria, Red Bull Salzburg. Dia tengah cemerlang di tim ini usai menambatkan hatinya dari Metz pada 2012.

Dalam satu pertandingan friendly pada Januari 2014, Sadio Mane mencuri atensi Guardiola yang saat tersebut menangani Bayern. Mane berhasil menyarangkan 2 goal yang menghantarkan kemenangan 3-0 Salzburg vs Bayern.

“Pada Januari 2014 team saya punya laga friendly vs Bayern di Salzburg. Manajer mereka kala itu masih Pep Guardiola serta team saya mengagetkan mereka dengan cara kami berlaga, ” tutur Mane pada Sport Bild.

“Penasihatku, Bjorn Bezemer, lantas memberi tahuku jika ada kontak dengan Bayern usai laga, namun saya tak merasa mereka betul-betul berminat, ” Mane melanjutkan.

Bareng Salzburg, Mane mencatat 87 pertandingan pada seluruh turnamen dengan raihan 45 goal. Dia lalu gabung Southampton pada September 2014 dengan transfer sebelas juta pounds. Di Soton, Mane mencatat 25 goal dalam 75 laga.

Dia kemudian meneruskan kariernya di Liverpool semenjak 2016 hingga kini. Dengan The Reds, Sadio Mane telah bermain di 104 laga serta menyarangkan 46 goal.